Apa itu Minimum Viable Product dan Perannya

Apa itu minimum viable product dan perannya – Minimun Viable Product atau biasa disingkat dengan MPV ini merupakan istilah yang sering digunakan untuk menyebut sebuah produk teknologi. Nah teknologi tersebut masih sangat mendasar dan cuma terdapat beberapa fitur – fitur dasar. Meskipun hanya berupa fitur fitur dasar, namun fitur tersebut mampu menarik eprhatian para penggunanya karena keunikanya.

Apa itu minimum viable product dan perannya? Mungkin banyak orang yang masih belum paham dengan hal ini. Perlu kamu ketahui bahwa posisi MVP startup ini ada di antara produk dan prototipe.

Oleh sebab itu, MVP memang sengaja dirilis hanya dengan fitur-fitur dasar yang terbilang unik. Hal ini bertujuan agar mampu mengetahui tanggapan pasar. Selain itu juga untuk memastikan apakah produk MVP ini diterima di masyarakat dan apakah bisa menyelesaikan masalah yang sering terjadi ini.

Hadirnya MVP ini, para founder startup serta tim pengembanggnya mampu mengetahui beberapa keuntungan dan juga kelemahan dari produk yang akan dikembangkan. Selain itu, mereka juga bisa mendapatkan feedback yang sangat berharga.

Adapun tujuan diberikan feedback tersebut ialah untuk mengembangkan produk mereka ke depanya agar bisa lebih baik dari sebelumnya. Nah berikut ini beberapa keuntungan MVP yang bisa kamu ketahui:

  1. Tidak Banyak Menghabiskan Waktu dan Dana

Keuntungan yang pertama ialah tidak banyak menghabiskan waktu dan dana. Seperti yang kita tahu bahwa untuk mengembangkan sebuah produk tentunya akan melalui proses yang panjang. Selain itu, juga membutuhkan waktu dan dana yang terbilang banyak atau tidak sedikit.

Oleh sebab itu, apalagi jika usai dirilis dan tenyata tidak sesuai harapan penggunanya, tentunya pengguna tersebut akan mengalami kerugian yang bisa dikatakan sangat besar.

Karena alasan inilah hal semacam ini kemungkinan besar tidak akan terjadi jika produk tersebut dirilis dengan menggunakan bentuk MVP. Karena MPV ini pada kenyataanya memang tidak membutuhkan tenaga dan waktu yang banyak untuk membuatnya.

  1. Mendapatkan Validasi Pengguna yang Sesuai

Keuntungan yang kedua yaitu akan mendapatkan validasi pengguna yang sesuai. Perlu kamu ketahui bahwa ketika kamu merilis sebuah MVP, kamu akan mendapatkan gambaran yang sangat jelas mengenai arah pengembangan produk tersebut.

  1. Mendapatkan Profit tanpa Risiko Besar

Keuntungan yang ketiga yaitu akan mendapatkan profit tanpa risiko yang besar. Seperti yang sudah kami jelaskan bahwa MVP tidak membutuhkan modal, waktu dan tenaga yang banyak. Meskipun demikian, MVP mampu menghasilkan keuntungan dari produk yang akan dikembangkan.

Apalagi ketika meluncurkan MVP, startup langsung mendapatkan feedback dari user nya. Jadi kamu secara tidak langsung mengetahui produk seperti apa yang dibutuhkan serta diinginkan oleh pengguna. Selain itu, keuntungan atau profit akan didapatkan lebih cepat loh.